Minggu, 22 Mei 2011

Hem !!! ,,,REFISI RUKUN ISLAM ???


Hem !!! ,,,REFISI RUKUN ISLAM ???

Wah dah lama sekali jari-jari aq gk nulis artikel lagi, rasanya agak kaku , habisnya aq lg males banget sih,, ok lah semoga aku lebih semangat lagi untuk berkarya diusia muda. “waduh kok jadi curhat ya?” . ok kembali ke topik kita kali ini, kawan bila kita lihat judul diatas tentang refisi rukun islam, pasti terlihat aneh bukan. Begitu pula yang menciptakan judul ini juga aneh. Tetunya bukan saya yang aneh. Yang menciptakan judul ini adalah salah satu dosen saya yang pintar, imajinatif ,kraetif, inovatif sayangnya menyesatkan. Siapakah dia? Ok jangan disebutin namanya nanti bisa terkenal kayak britu norman.

Sebelumnya saya mau menujukan dalil tetntang rukun islam biar bisa menjadi landasan.

“islam dibangun diatas lima pilar, kesaksian bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan bahwa muhamad adalah utusan Allah, mendirikan Sholat, memunaikan zakat, berhaji dan puasa ramadahan (HR. Ahmad, al- Bukhari, muslim, at-Tirmidzi, an-Nasai, dan ibn- Hibban)

Dosen saya mengatakan bahwa rukun islam yakni syahadat, sholat, puasa, zakat, haji .ini semua harus direfisi atau diperbaiki, karena kata beliau rukun iman tersebut sulit untuk dijalankan oleh umat islam. Akhirnya beliau melakukan ijtihad dengan merefisi Rukun islam menjadi 5S (shyhadat, sholat, shoum, shedekah, safar/umrah). Tapi.. bentar-bentar, dia mengatakan dia telah ber ijtihad? Gk salah ni? Padahal ni ya setahu gue orang yang berijtihad harus faham hukum islam alquran dan asunnnah, bisa bahasa arab, gak pernah maksiat. Apa beliau sudah punya indikator itu sehingga bisa meijtihati atau menhukumi sesuatu? Ah.. saya rasa blm, la wong pemikiran aja sering neyelneh masak al quran di katakan makhluk, masak lafad alloh pernah di injak nya. Gubrak... sungguh gak sopan !!!

Guys gue bilangin ya, tp jangan bilang siapa2, dia itu orang JIL (jaringan islam liberal) eh.... sory salah. Islam itu agama yang benar dan gak ada embel2nya liberal, radikal, atau moderat. Islam ya islam, islam yang benar ya sesuai alquran dan assunnah, itu thok ,wis titik. jangan dipecah belah kalau kita ingin bersatu jadi umat yang satu walapun beda madzhab itu dah biasa dizaman setelah nabi wafat pun itu dah terjadi. Ok kembali lagi ke liberal atau kata2 JIL, Yang benar itu JOL tapi bukan KAJOL itu mah artis india, tapi JOL “jaringan orang liberal”. Jaringan orang liberal ini sering kali menafsirkan sesuatu atau menafsirkan ayat alquran dengan menggunakan akal dan fakta saja, tanpa mengaitkan dengan ayat alquran atau hadis yang lain. Karena didalam alquran maupun hadis pasti ayat2nya tidak ada yang bertentangan. Antara ayat yg satu dangan yang lain pasti saling berkaitan.

Paham liberal ini, seringkali meninggikan akal, dan akal adalah segala2nya dan mereka juga mengatakan kalau alquran itu buah dari pemikiran atau akal. Padahal gk blas.. alquran ya tetap firman Alloh dan posisi akal hanya sebagai sarana untuk memahami ayat alquran. Bukan merefisinya.

Baik kembali ke refisi,, cek gampangnya bilang refisi, kayak pernah buat makalah aja??

Ngomong2 masalah rukun islam yang 5s itu, ada 2 Rukun islam yang dia refisi yakni ZAKAT diganti Sedekah, dan Haji diganti dengan safar. Baik kita bahas yang pertama,”walah kayak makalah ae gpp biar ngerti semua rukun islam zakat, bahwa suda jelas dalam hadits diatas atau dalam alquran dijelaskan bahwa kita harus mendirikan solat dan menunaikan zakat, dia mengatakan dan mengamati bahwa zakat” zakat itu terlalu susah untuk dilakukan karena harus kita lakukan 1 tahun sekali capek nunggunya, cukuplah kita bersedekah pasti dah dinilai zakat” o..o...o, slah pak ingat konsep zakat dalam rukun iman itu gak hanya zakat fitrah saja yang kita tunaikan pada bulan ramadhan, namun zakat itu bentuknya banyak dan ada dalam hukum islam seperti zakat harta, emas, dagangan, pertanian. Namun masalahnya ini yang perlu direfisi kenapa pemikiran orang2 hanya zakat fitrah yg satu tahun sekali yg dijalankan. Coba kalau macam2 zakat tersebut dijalankan pasti kemiskinan dinegri kita tidak kita alami, dan akibatnya sekarang yang kita alami dinegri kita yang kaya makin kaya yang miskin makin melarat.. sungguh terlalu. Coba negara atau pemerintah paham hukum islam pasti terjadi kesejahteraan.

Ok refisi yang kedua haji diganti diganti dengan safar atau dalam arti bahasa arabnya yakin perjalanan atau beliau menagtakan cukuplah umrah gk usah haji, karena setelah beliau mengamati, berfikir, dan melakukan interview/wawancara bahwa HAJI itu terlalu ribet dan kita harus menunggu 5-10 tahun lagi setelah daftar, biyaynya pun lebih mahal dari pada umrah, kalau haji 1 kali umrah bisa 2 kali pergi ketanah suci dan waktunya pun bisa kapan saja pokoknya kita bisa pergi ketanah suci pahalanya sama dengan haji” . Wah...wah.. cek pintare ya mantan dosen ku,, “huss,,, gak ada mantan guru atau mantan dosen?” ya udah kalau gk boleh mantan guru/mantan dosen, alumni dosen aja deh..” Ya alumni dosen ku memang pinter, sangking pinternya sampai keblinger. Lupa dengan yang buat pintar.. padahal Alloh jelas sudah berfirman bahwa haji dan umrah itu beda. Dan kita gak usah mekso deh, kalau gak bisa haji kan gak pa2.. la wong ibadah hajikan dilakukan bagi yang mampu. E,,, alah pak lek,, La kok repot dewe rukun islam haji kok diganti umrah.

Ok kawan ,secuwil kita mengkritisi buah dari pemikiran liberal, sebenarnya banyak banget sih pemikiranya..yang nyeleneh2 itu. Tapi cukuplah, aku gak mau ngomong banyak, pinter2 kita aja deh mefilter pesan-pesan yang disampaikanya. Jangan sampai kita terpengaruh. Pokoknya ciri2nya kalau dah gak sesuai dengan alquran dan hadis. Dah buang aja ke laut.. Right !!! www.anisasmart.blogspot.com (klik)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar