Sabtu, 03 Januari 2015

Bicara Efektif di Muka Umum




Sudah bukan lagi masanya untuk menjadi remaja pasif! Setelah mulai sekitar 20 tahun lalu cara belajar siswa aktif dikampanyekan pemerintah, kini jadi remaja aktif tentu sudah seakan gerak reflek bagi Anda semua.
Salah satu keaktifan yang perlu Anda pelajari dan latih adalah ketrampilan berbicara di depan umum. Anda sekarang mungkin sering menderita demam panggung jika diperintah maju oleh guru. Gemetar, keringat dingin keluar, dan bicara pun tergagap-gagap. Nah, inilah saatnya Anda mengobati demam panggung itu.
Bicara di depan umum merupakan ketrampilan yang sangat berguna. Anda perlu memilikinya. Apalagi kita adalah muslim yang diwajibkan berdakwah. Gimana kalo suatu hari nanti Anda ditunjuk untuk memberi ceramah? Karena itu, ketrampilan bicara di depan umum perlu kita pelajari dan dilatih.

Berikut ini langkah-langkah praktis yang mungkin dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan berbicara efektif, sehingga apabila ada kesempatan ditunjuk menjadi pembicara tidak lagi terjadi ‘demam panggung’, tetapi justru menyenangkan.
Siap Sebelum Bicara
Ada 6 hal yang perlu dipersiapkan dalam berbicara efektif, yaitu: mengapa, siapa, di mana, kapan, apa dan bagaimana.
Mengapa: Menetapkan Sasaran
Hal pertama yang harus jelas dalam pikiran Anda sebagai pembicara adalah menetapkan sasaran pembicaraan. Penetapan sasaran sangat membantu dalam menentukan arah pembicaraan dan juga bermanfaat dalam memilih bahan yang sesuai dengan sasaran.
Pada umumnya sasaran pembicaraan dapat dikelompokkan berdasarkan tujuan, misalnya presentasi tugas, memimpin rapat, mengisi kajian, dan sebagainya.
Siapa: Pendengar
Meneliti apa dan siapa pendengar dapat membantu dalam menetapkan bahan yang akan disampaikan dan meyakinkan diri Anda bahwa Anda menyampaikan bahan pembicaraan kepada pendengar yang tepat.
Hal yang perlu diketahui dari bidang pendengar antara lain :
1. Berapa banyak orang yang hadir?
2. Mengapa mereka hadir di ruang tersebut?
3. Bagaimana tingkat pengetahuan yang mereka miliki atas topik pembicaraan?
4. Apa harapan mereka atas topik pembicaraan?
5. Bagaimana usia, pendidikan, dan jenis kelamin mereka?
Di Mana: Tempat dan Sarana
Penting bagi Anda untuk mengetahui dan memperhatikan tempat pembicaraan akan dilaksanakan.
Berikut ini beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bagi pembicara :
1. Melakukan praktek
Apabila pembicaraan dilaksanakan pada ruang yang besar dan luas, maka akan lebih baik untuk mencoba suara terlebih dahulu, sebelum betul-betul berbicara di depan sidang pendengar.
2. Mempelajari sarana yang tersedia
Sangat bermanfaat, bila Anda lebih dahulu melakukan latihan untuk dapat mengoperasikan tombol-tombol lampu, slide projector, dan OHP (Over Head Projector).
3. Meneliti gangguan yang mungkin timbul
Anda perlu mewaspadai gangguan yang mungkin timbul, misalnya pembicaraan dilakukan dekat jalan raya sehingga suaramu harus dapat mengalahkan suara kendaraan yang lewat.
4. Tata letak tempat duduk
Tata letak tempat duduk perlu diperhatikan, diatur, dipersiapkan, dan dikaitkan dengan sasaran pembicaraan.
Kapan: Waktu
Berapa lama waktu yang diperlukan dalam pembicaraan? Anda perlu memperhatikan manajemen waktu.
1. Waktu penyelenggaraan sangat mempengaruhi
Biasanya, waktu sesudah makan siang dikenal sebagai waktu ‘kuburan’. Pendengar yang sudah makan kenyang, apalagi jika makanan yang disajikan enak rasanya, akan membuat pendengar lebih tertarik untuk ‘berngantuk ria’ daripada mendengarkan pembicaraan.
2. Berapa lama waktu yang digunakan
Anda perlu memperhatikan waktu, misalnya waktu untuk pembahasan, waktu istirahat, atau waktu tanya jawab. Agar punya manajemen waktu yang baik, maka perlu latihan terlebih dulu.
3. Masalah konsentrasi
Sangat sulit bagi pendengar untuk berkonsentrasi penuh selama lebih dari 2 jam. Apalagi bila mereka merasa bahwa pembicaraan Anda tidak menarik, tidak bermanfaat, dan tidak berminat. Umumnya seseorang dapat berkonsentrasi penuh pada 20 menit di awal pembicaraan, setelah itu konsentrasi akan menurun sedikit demi sedikit.
Apa: Bahan yang Akan Digunakan
Agar sasaran pembicaraan dapat dicapai, maka persiapan bahan perlu dilakukan. Berikut ini beberapa saran dalam pemilihan bahan:
1. Menyusun dan memilih bahan
Susunlah pokok-pokok pembicaraan. Sebaiknya pada 45 menit pertama jangan terlalu banyak pokok-pokok yang akan disampaikan.
Dalam pemilihan bahan perlu diperhatikan: sasaran pembicaraan, waktu yang tersedia, pendengar, mana bahan yang harus diberikan dan bahan yang tidak perlu diberikan.
2. Gunakan contoh
Sederhanakan informasi yang sulit dan kompleks. Gunakan juga contoh-contoh yang benar-benar terjadi dan kaitkan dengan pokok-pokok yang ingin disampaikan.
3. Membuka dan menutup pembicaraan
Dalam membuka pembicaraan perlu dirancang agar dapat menimbulkan minat pendengar, dapat menimbulkan rasa butuh dari pendengar, dapat menjelaskan garis besar dan sasaran pembicaraan. Dalam menutup pembicaraan, Anda harus dapat menyimpulkan hal-hal yang telah dibicarakan.
4. Membuat catatan-catatan apa yang ingin dibicarakan.
Beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengingat urut-urutan dalam pembicaraan adalah membuat catatan tertulis dengan menggunakan kartu-kartu atau kertas kecil. Hal yang dituliskan dalam kartu sebaiknya kata-kata kunci saja dan waktu yang digunakan untuk membicarakan apa yang tertulis di setiap kartu.
Bagaimana: Teknik Penyampaian
Penggunaan kata merupakan basis komunikasi, tetapi dalam kenyataannya keberhasilan dalam pembicaraan tidak hanya ditentukan dari penggunaan kata saja, tetapi justru penggunaan nonkata. Bicara di depan umum yang berhasil seharusnya memenuhi persentase kontribusi sebagai berikut :
7%: penggunaan kata
38%: penggunaan nada dan suara
55%: penggunaan ekspresi muka, bahasa tubuh, dan gerakan tubuh
1. Pemilihan kata
Kata-kata yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan taraf pendengar, begitu juga penggunaan istilah. Sadari bahwa penggunaan kata-kata yang tidak tepat akan menimbulkan masalah.
2. Teknik penyampaian berita
Tidak banyak orang yang mampu menyampaikan berita dengan efektif. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyampaikan berita, antara lain:
Gunakan ekspresi dan intonasi yang tepat.
Diam sejenak untuk membantu peserta agar dapat mencerna materi yang sudah diterima.
Bicara dengan jelas dan teratur.
Bicara dengan volume memadai.

3. Bahasa tubuh
Di samping penyampaian dengan menggunakan kata, maka kesuksesan dalam pembicaraan justru bergantung pada hal yang non kata, seperti:
gerakan tubuh, tangan, kontak mata, cara berdiri, dan ekspresi muka. Jangan terpaku di satu tempat seperti patung atau sibuk membaca catatan.

Berikut ini beberapa saran untuk mengatasi masalah tersebut, antara lain :
1. Tatap mata pendengar
Kontak mata pembicara adalah vital untuk mengetahui apakah pendengar mengantuk, bosan, tidak paham, atau nampak tidak tertarik serta untuk mempertahankan minat pendengar atas apa yang Anda sampaikan.
2. Senyum
Manfaat dari tersenyum adalah mengendorkan ketegangan (menstabilkan mental).
3. Hindari membuat jarak
Anda perlu mendekatkan diri dengan pendengar. Kalau Anda bicara di depan kelas yang pesertanya duduk, Anda bisa jalan-jalan di antara meja mereka. Berdiri di belakang meja atau di belakang papan tulis akan menciptakan jarak dengan pendengar.
4. Berdirilah yang tegak tapi tidak kaku
Berdiri tegak dan kaku, dapat menciptakan ketegangan.
5. Sadari kecenderungan untuk jadi pusat perhatian
Ini tidak berarti pembicara harus berdiri dengan kaku, tapi gerakan-gerakan tangan perlu ada untuk yang ingin disampaikan.
Hindari berlebihan menggunakan gerakan, hindari juga mengulang kata-kata yang sama.
6. Berusahalah sewajar mungkin
Agar bisa bertingkah laku secara wajar, berhentilah untuk mencemaskan diri sendiri. Cara yang efektif untuk bisa menjadi wajar adalah dengan latihan bicara di depan kamera sehingga pembicara dapat melihat diri sendiri atau bicara di depan teman-teman.
Meningkatkan Kualitas
Banyak cara yang dapat digunakan dalam rangka menghidupkan suasana pembicaraan, apalagi bila waktu bicara cukup panjang. Beberapa cara yang dapat Anda gunakan antara lain:
1. Partisipasi sidang pendengar
Metode diskusi kelompok, dengan cara membagi pendengar menjadi kelompok-kelompok kecil dan kemudian setiap kelompok kecil diberi tugas, pertanyaan, atau kuis kemudian diminta mempresentasikan jawabannya di depan pendengar yang lain akan meningkatkan partisipasi pendengar dan menghidupkan suasana.
2. Sesi untuk tanya jawab
Memberi kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan dapat menguji apakah materi sudah dapat ditangkap dengan baik oleh pendengar.
3. Antusiasme
Tunjukkan antusiasme pembicara sewaktu menyampaikan materi.
4. Situasi yang menyenangkan
Ciptakan situasi yang menyenangkan dan tidak menegangkan/mengancam.
5. Pendengar yang ‘sulit’
Tidak seluruh pendengar adalah pendengar yang kooperatif dan positif, mungkin saja ada peserta yang ‘sulit’. Sebaiknya, jangan menimbulkan pertentangan langsung dengan peserta tersebut atau mempermalukannya di depan peserta lain.
6. Gunakan alat bantu
Alat bantu dapat mendukung pembicara dalam menyampaikan gagasan atau berita. Tiga kelompok alat bantu yang dapat mendukung pembicaraan adalah menstimuli: Visual, Hearing dan Feeling (VHF).
Visual : papan tulis, OHP, video
Hearing – efek suara
Feeling – makalah/hand out
Nah, itu tadi beberapa kiat agar Anda bisa jadi pembicara yang efektif di depan umum. Sekarang, tinggal Anda mau melatih diri Anda atau tidak. Teori di atas nggak berguna kalo Anda nggak melatih diri Anda. Seseorang dapat menjadi pembicara yang handal karena banyak berlatih, kata-kata bijak mengatakan: bisa karena biasa. Selamat mencoba…

Senin, 31 Maret 2014

DOA

KEKUATAN DOA Aku yakin "Allah kuasa atas segala sesuatu", yang akan selalu mengabulkan doa-doaku ,doa orang-orang yang bertaqwa pada Nya, kepada orang2 yang selalu meningkatkan ibadah kepada Nya dan yang selalu memperjuangkan agamaNya. aku hanyalah orang biasa "yang apa adanya" bukan " ada apa nya" namun Allah mengadakan semua itu pada ku "hingga aku menjadi "orang biasa yang luar biasa". ~5 hari yang lalu aku menginginkan sepatu yang mahal bagus dan berkualitas karena sepatuku sudah sobek, namun aku tidak tahu kapan aku bisa membelinya karena keterbatasan dana. tiba-tiba 2 hari kemudian Allah mendatangkan sosok yang tidak ku sangka yang membawa sepatu cinderela dengan harga yang mahal pula, walapun sepatu baru itu jauh dari kriteria, aku hanya bersyukur kepada Nya, bahwa Allah akan mengabulkan doa hambanya. ~ 3 bulan yang lalu aku mendapatkan HP nokia dengan tidak ku sangka2 di bulan desember 2013 aku terus berdoa "ya Allah berikan hambamu HP touchscreen seperti punya teman2 yang lain" karena kondisi hp ku saat itu sudah kurang layak pakai. aku berdoa di bulan januari aku bisa beli, hingga bulan januari itu datang aku belum bisa beli juga, tiba-tiba sepupu ku mengasihkan hp nokia nya yang masih kondisi baru kepada ku. awalnya aku menolaknya karena aku gak mau merepotkannya dan aku yakin aku bisa beli sendiri walaupun ndak tau kapan itu terjadi. akhirnya aku menerima niat baik sodara ku dengan cepat dan ikhlas memberikannya kepadaku. ~ setahun yang lalu aku kerja pernah dengan jalan kaki, naik sepdah pancal, atau cari tebengan teman. hingga suatu saat aku menangis di masjid kampus ku aku meminta dengan sangat sama kekasihku, "Ya allah minta kuda bermerek honda 125". aku bener2 tidak tahu bagaimana cara membelinya, aku hanya mendoakan orang tuaku agar bisa membelikanku hingga abi ku aku ajak optimis "bulan februari akhir kita bisa beli motor bi". abi ku tidak yakin bisa beli karena penghasilan tidak menentu Abi ku hanya berani optimis bulan maret atau bulan mei bisa beli. dengan kekuatan doa dan usaha Alhamdulillah mimpi itu jadi nyata kuda supra x 125 ada di depan mata tepat di bulan 2. Subhanallah Maha suci Allah dengan segala kekayaanya. keajaiban-keajaiban yang lain pun datang dengan tidak disangka-sangka apapun mau ku selalu datang secara tiba-tiba, mulai makanan enak yang ku inginkan, pakaian bahkan pekerjaan, hingga permintaan terakhirku adalah menjadi Bidadari Surga dan Dunia. saya doakan Semoga Allah mengabulkan doa teman2 semuanya ,kuncinya hanya satu "jadilah kekasih-Nya jangan biarkan Dia cemburu dengan aktivitas dunia mu". selamat berdoa.. dari : Nisa Shofia

Kamis, 27 Maret 2014

ASMARA BERKELUD

ASMARA BERKELUD 28 Februari 2014 dalam sebuah diari Nama gue Soni. Gue lahir 25 tahun lalu di kota Jakarta. Tapi anehnya gue sekarang tinggal di Malang. Ya, itu semua karena bokap gue pindah dinas. Sekarang, nasib gue sama kayak bokap. Gue ngikutin jejak beliau jadi salah satu TNI AD yang bertugas di Malang. Selama tugas, gue ngerasa gak ada yang special dari tugas gue. Sampe akhirnya, gue tersesat di Kediri, tepatnya di pengungsian warga yang terkena musibah Gunung Kelud. *** 16 Februari 2014 Dua hari pasca meletusnya gunung Kelud. Ratusan TNI AD di terjunkan untuk membantu warga membersihkan sisa-sisa pasir dan abu vulkanik yang menghalangi jalan dan rumah mereka. Rita Amalia melaporkan. “mbah, ini sudah selesai semua”, kataku setelah membantu mbah Wati dan mbah Pras membersihkan rumah mereka dari pasir dan abu vulkanik. Ya, aku sudah dua hari ini menginap di rumah mbah Wati dan Mbah Pras salah satu pasangan suami istri di desa Besowo Kepung Kediri. Awalnya aku kurang nyaman dengan kondisi rumah mereka yang ala kadarnya. Tapi, setelah mendengarkan semua cerita mereka tentang keluarga mereka dan warga sekitar, ada yang menarik hatiku. Ya, aku tertarik dengan salah satu warga sekitar yang tidak lain adalah cucu perempuan mbah Wati. *** 17 Februari 2014 “soni, ayo solat dulu. Nanti kita terjun lagi”, kata komandanku yang mengajak sholat zuhur tepat pada waktunya di dekat rumah Mbah Wati. Padahal sebenarnya aku sering menunda sholatku. Bahkan aku terkadang meninggalkan sholat karena tugas. Namun, pada hari itu hatiku takjub dengan tangis seorang perempuan yang khusyuk dalam sholatnya. Perempuan yang dulu ku benci karena pakaiannya yang ku anggap fanatic dan bersifat ke-arab-an. Setelah sholat, perempuan itu masuk ke perkampungan mbah Wati. Bukan hanya menuju desa Besowo. Lebih dari itu, gadis itu malah masuk ke salah satu rumah warga, rumah kakeknya yaitu mbah Pras. Ya, dialah cucu mbah Wati yang selama ini di ceritakan. *** 25 Februari 2014 “mas, bisa ngobrol bentar gak ?”, pintaku ke salah satu pemuda yang menurutku usianya sama denganku. Pemuda itu memakai celana jeans dan jaket kulit coklat. Namun anehnya, dia menggandeng seorang gadis berkerudung besar dengan gamis yang terulur ke seluruh tubuhnya yang tidak lain adalah istrinya. Aku penasaran dengan mas Bagus (nama panggilnya) bagaimana dia bisa mendapatkan istri seperti itu. “berarti, kita benar-benar harus memantaskan diri untuk jadi imamnya ya mas? Wah, say a baca qur’an aja masih iqro empat. Apa mungkin saya jadi imamnya?”, tanyaku penasaraan. Akhirnya, sambil menunggu istrinya berbelanja, mas Agus menceritakan semua pengalamannya tentang pencarian jati dirinya hingga ia memutuskan untuk meminang gadis pujaannya. Bukan hanya itu, mas Agus bahkan bersedia menjadi guruku untuk menjadi muslim sejati. Ya, sejak bertemu dengan mas Agus, aku memutuskan untuk menjadi hamba yang terbaik di hadapan Allah. Meskipun aku masih menjadi bagian TNI AD, aku berusaha untuk tidak meninggalkan kewajibanku dalam ibadah. Aku juga mulai memahami Islam lebih dalam termasuk mencoba memahami pentingnya dakwah kepada teman-teman TNI yang mungkin masih lalai dalam ibadahnya. *** 1 Maret 2014 dalam sebuah diari Gue sekarang udah tobat, men. Gue bertahan dengan jomblo gue untuk dapat ridho Allah dan mungkin gadis yang gue impikan. Ya, udah lima hari yang lalu gue berenti ngejar-ngejar cucu mbah Wati yang gak pernah bales SMS gue. Meskipun awalnya gue benci sama sikapnya, tapi sekarang gue tau kenapa dia begitu. Kini, gue Cuma mau berusaha jadi orang yang terbaik dihadapan Allah sampai suatu hari nanti, gue akan siap berkata… “ku pinang kau dengan bismillah”.

CAK MAL

CAK MAL “Alhamdulillah, akhirnya pindah rumah juga. Semoga rumah yang ini bebas banjir, bebas tikus dan…”, ujar Maya selaku ketua rombongan. “bebas hutang!”, sambut Ira. “yup, ayo… kita beres-beres trus kita silahturahmi ke tetangga-tetangga baru”, Mia pun menimpali. Sedangkan Aisyah, Desi dan Sari hanya bisa tersenyum dan mengikuti kakak kelas mereka masuk ke rumah. *** Ya, mereka berenam adalah sebagian dari kumpulan mahasiswi yang sering pindah rumah karena kontrak rumah habis atau kondisinya yang kurang layak di kota Surabaya. Namun, di kontrakan yang baru ini, mereka baru menyadari bahwa mereka mendapatkan tetangga spesial yang tidak akan mereka lupakan. *** “kak, tahu gak? Tetangga kita yang di depan tuh, Alhamdulillah orangnya sholeh-sholeh. Jadi, kita aman deh dari gangguan”, kata Aisyah pada suatu hari. “iya, kak. Mereka tuh selalu ikut sholat jamaah masjid depan, rajin baca qur’an tiap abis subuh dan magrib. Yang paling penting, mereka juga menundukkan pandangan en jomblo juga lho kak. Kayak kita gitu. hehehe”, sambung Sari. Tapi Ira sebagai orang tertua kedua karena sudah semester 6 hanya diam. Dia diam bukan karena tidak sepakat. Tapi dia diam karena tidak ingin salah tingkah di depan adik-adik kelas semester 2. Meskipun dia sendiri mengakui kebenaran cerita Sari. *** “hei, Ira. Aku tadi malu…. Banget. Masa’ tadi waktu aku beli gorengan di ibu depan, aku diliatin terus sama tetangga kita. Saking groginya, keringetku jatuh bercucuran”, kata Maya mahasiswi jurusan Biologi semester 8. Namun Ira tidak begitu menanggapinya karena sibuk dengan makalah sosiologinya. Pasca Maya menyampaikan uneg-uneg nya, tak lama kemudian terdengar suara cukup gaduh di teras rumah mereka. Rupanya Desi dan Mia sedang adu argumen dengan tetangga baru mereka. Ya, tetangga itu adalah rombongan mahasiswa Malaysia yang mendapatkan beasiswa di kampus mereka. Tetangga itu adalah orang yang selama ini mereka bicarakan karena kesholihannya. Maya dan Ira segera keluar dan mengingatkan Desi dan Mia agar segera masuk rumah. Di rumah itulah keduanya menceritakan penyebab mereka beradu argumen. Keduanya tidak terima ketika sebagian mahasiswa Malaysia menuduh mereka telah merebut kontrakan yanag kini mereka tempati. Sebab, rumah itu akan ditempati oleh adik kelas mahasiswa Malaysia. Padahal, menurut pemilik rumah, tidak ada kesepakatan dengan siapapun sebelum Maya mengontrak. *** “kak, Aisyah sekarang benci banget sama tetangga kita. Masa’ tadi di kampus, Aisy di liatin terus sama sebagian anak Malaysia. Risih banget tau kak”, ujar Aisyah sepulang kuliah. “iya, kak. Mereka juga kemarin gak mau ngalah pas aku jalan ke gang kita. Sampai aku merasa terpojokkan”, akhirnya Ira angkat suara. Maya yang saat itu sedang membaca buku, akhirnya memikirkan beberapa siasat untuk menenangkan anggota rumahnya. *** “oke, semuanya sepakat kan kalo kita akan sebut mereka dengan nama cak mal”, kata Maya penuh semangat ketika rapat rumah mereka usai. “setuju…”, yang lain ikut semangat. “ayo teman-teman. Kita buktikan kepada Allah dan Rosulnya serta mereka. Kalo kita adalah jomblo berkualitas. Mungkin orang bisa kagum sama mereka, tapi kita harus lebih sholih dari apa yang mereka pikirkan. Setuju???”, teriak Mia. Ya, akhirnya setelah rapat rumah malam itu, Maya, Ira, Mia, dan ketiga adik kelas mereka bertekad untuk menghilangkan pikiran mereka dari orang-orang yang mereka sebut “cak Mal”. Mereka lalu memfokuskan diri untuk memperbaiki dan melayakkan diri dihadapan Allah dan RosulNya. Mereka lebih rajin belajar kuliah, dakwah dan memperbaiki kepribadian Islam mereka. Berusaha bersaing dengan mahasiswa dan mahasiswi lain termasuk bersaing dengan orang-orang yang mereka sebut “Cak Mal

Minggu, 14 April 2013

PROPOSAL HIDUP

PROPOSAL HIDUP Bu Nyai. Uud Khoirun Nisa. SKom,i, M.Pd.i “Ya Allah Engkaulah Maha Pengsih yg tak pilih kasih Dan Engkau Maha Penyayang yang selalu ku sayang . Sungguh aku tahu Engkau berkuasa atas segala sesuatu termasuk mengabulkan proposal hidupku. Aku hanyalah hamba mu yang lemah dan banyak dosa namun aku sangat menginginkan Surga, dan aku akan berusaha mendapatkanya. Ya Allah aku ingin bahagia dan ingin membahagiakan orang lain, membahagiakan keluargaku, saudara2ku, sahabat2ku seperjuangnku, teman2ku, murid2ku, santri2ku, tetanggaku dan orang yang pernah mengenalku dan orang yg pernah bertemu dengan ku, ampunilah dosa dosaku dan dosa2 mereka Ya Allah. Kami ingin bahagia dan masuk surga. Iniilah doa doaku yang aku rangkum dalam proposal hidupku, yg insyallah akan ku persembahkan setiap waktu untuk Mu lewat doa doaku dan aku akan berusaha untuk mendapatkanya” 1. Ya Allah masukan aku kedalam surga mu bersama keluarga sodara, teman, dan orang yang pernah aku kenal. 2. Ya Allah jadikanlah aku orang yang selalu istiqomah dalam dakwah dan ibadah ,mati syahid. 3. Ya Allah mudahkanlah lidahku untuk mendakwahkan islam ke seluruh umat dan mereka untuk kembali kepada islam kaffah 4. Ya Allah jadikanlah emak n abi ku tetap istiqomah dalam dakwah dan ibadah dan engkau beri Rezeki yang berkah dan melimpah. Dan kesehatan selalu. 5. Ya allah saya ingin sehat selalu agar aku selalu lancer melaksanakan ibadah kpd Mu 6. Ya Allah kabulkanlah doa doa embah n embok serta kang masku. 7. Ya allah kabulkan juga doa doa teman teman seperjuanganku dan ustad dan ustadzahku 8. Ya Allah izinkan aku untuk menjadi penghafal Alquran dan mengamalkan nya dan mendakwhkanya berikan kemudahan dan kelancaran ya allah. 9. Ya Allah jadikan Aku Ustadzah, Bu Nyai, Bu Haji, istri idaman 10. Ya Allah percepatlah aku dan keluargaku untuk naik haji 11. Ya Allah berikan hambamu ini pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan ku yang mempunyai banyak luang waktu untuk ibadah n dakwah namun penghasilanya tetap besar. 12. Ya Allah cerdaskanlah Otak Hamba, dan beri ingatan yang kuat, cerdas, cemerlah, kreatif, inofatif, inspiratif dan ilmu yang manfaat 13. Ya Allah percepatlah ditahun ini sya mempunyai (2013 Laptop, sepdah montor supra x 125(alhamdulillah sudah terkabul), camera yang paling mahal. 14. Ya Allah cepat pertemuan aku dengan pangeran yang menjemputku dengan berkuda Vixion, orang yang soleh bisa ceramah dan ibadah yang luar biasa, cerdas, pintar, setia, dan sabar, penghafal n pejuang alquran, yang tampan banget yang bisa memalingkan pandanganku dan menyejukan mataku hingga aku tak berbuat dosa, orang yang kaya dengan kekayaanya kita tidak akan mengerjar harta tapi harta yang mengejar kita ,dan dia berasal dari keluarga yang baik. 15. Ya Allah izinkan aku bisa jadi bu nyai yang punya pesantren Thafidz, bisa beli tanah samping rumah. 16. Ya Allah Aku ingin Kaya dengan kekayaanku aku bisa membahagiakan orang lain. 17. Ya allah jadikan hamba mu ini jadi pengusaha sukses yang bisa membuka lapangan pekerjaan buat orang lain. 18. Ya allah aku ingin masuk tv dan terkenal karena kesuksesan ku dank ke baikanku 19. Ya Allah aku ingin punya restoran. Punya mobil. 20. Punya salon muslimah dan penjahit baju-baju muslim 21. Ya Allah percepatkan aku mendapatkan impianku ini cepatlah kabulkan ya Allah..

CARA MENGHAFAL ALQURAN

> Al-Qur’an, sumber dari segala sumber hukum umat Islam. Panduan langsung dari Allah SWT untuk kita agar selamat di dunia dan di akhirat. Allah SWT menjanjikan pahala besar bagi yang membacanya, memahaminya, dan melaksanakannya. Adalah impian setiap muslim untuk bisa menghafalkan Al-Qur’an. Secara umum, berikut adalah beberapa tips untuk dapat menghafal Al-Qur’an dari seorang hafiz juara lomba menghafal qur’an di tingkat nasional maupun internasional, Mudhawi Ma’arif (semoga Allah merahmati beliau): Untuk memudahkan kita dalam menghafal, ada syarat-syarat yang harus kita pegang kuat-kuat, yaitu: Beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Berniat mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjadi hamba-hamba pilihan-Nya yang menjaga Al-Qur’an Istiqomah (teguh hati). Menguasai bacaan al-qur’an dengan benar, baik tajwid maupun makharij setiap huruf. Adanya seorang pembimbing dari ustad/ustadzah (al-hafidz/al-hafidzah). Minimal sudah pernah khatam Al-Qur’an 20 kali (dengan membaca setiap ayat 5 kali). Konsisten menggunakan satu jenis mushaf al-qur’an (al-qur’an pojok). Konsisten menggunakan pensil/bolpen/stabilo sebagai pembantu. Memahami ayat yang akan dihafal Ada tiga tahap utama yang harus dilakukan seorang penghafal Al-Qur’an, yaitu: Persiapan (isti’dad) Kewajiban utama penghafal al-qur’an adalah harus menghafalkan setiap harinya minimal satu halaman dengan tepat dan benar dengan memilih waktu yang tepat untuk menghafal. Contohnya: Sebelum tidur malam, lakukan persiapan terlebih dahulu dengan membaca dan menghafal satu halaman secara cepat (jangan langsung dihafal secara mendalam). Setelah bangun tidur hafalkan satu halaman tersebut dengan hafalan yang mendalam dengan tenang lagi konsentrasi. Ulangi terus hafalan tersebut (satu halaman) sampai benar-benar hafal diluar kepala. Pengesahan (tashih/setor) Setelah melakukan persiapan secara matang dengan selalu mengingat-ingat suatu halaman tertentu, berikutnya tashihkan (setorkan) hafalan kita kepada ustad/ustadzah. Setiap kesalahan yang telah ditunjukkan oleh ustad, lakukan hal-hal berikut: Berikan tanda kesalahan dengan mencatatnya (dibawah atau diatas huruf yang lupa) Ulangi setoran sampai dianggap benar oleh ustad. Bersabarlah untuk tidak menambah materi dan hafalan baru kecuali materi dan hafalan lama benar-benar sudah dikuasai dan disahkan. Pengulangan (muroja’ah/penjagaan) Setelah setor, jangan meninggalkan tempat (majelis) untuk pulang sebelum hafalan yang telah disetorkan diulangi lagi beberapa kali terlebih dahulu (sesuai dengan anjuran ustad/ustadzah) sampai ustad benar-benar mengijinkan kita untuk pulang. Memang luar biasa perjuangan seorang penghafal Al-Qur’an. Wajarlah jika Allah menjanjikan pahala besar bagi siapapun yang sanggup menghafalkan Al-Qur’an. Semoga tips di atas bisa membantu kita untuk menghafalkan kitab suci kita tercinta. Wallahu’alam bisshawab.

Rabu, 28 Maret 2012

9 Alasan Penolakan Kenaikan Harga BBM


9 Alasan Penolakan Kenaikan Harga BBM
1. Menekan daya beli masyarakat sehingga mereka akan semakin sengsara dan orang msikin akan semakin banyak. Kenaikan BBM dipastikan akan meningkatkan inflasi sekitar 7 % , Kenaikan harga bahan Pokok antara 5 - 10 %, kenaikan biaya transportasi dan distribusi produksi barang anatar 30- 35 %. Bahkan sebelum pemerintah menetapkan kenaikan harga tersebut harga-harga saat ini khususnya kebutuhan pokok telah mengalami lonjakan. Selain itu, kegiatan bisnis khususnya pada UMKM juga akan terpukul akibat membengkaknya biaya produksi sehingga akan mendorong pemangkasan tenaga kerja yang berujung pada peningkatan jumlah penggangguran. Dengan demikian, jumlah penduduk miskin dipastikan akan semakin bertambah karena daya beli mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka akan terpangkas akibat inflasi yang dipicu oleh kenaikan BBM tersebut. Jumlah orang Miskin di Indonesia berdasarkan data yang diakui oleh Pemerintah per maret 2011 sebanyak 30, 2 juta jiwa , sementara kalau menggunakan data penerima raskin (Beras Miskin) diatas 70 juta jiwa sedangkan berdasarkan data World Bank masih diatas 100 juta. Adapun program kompensasi yang direncanakan pemerintah dalam bentuk Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) nilainya, cakupan dan masa pemberiannya sangat terbatas sehingga tidak dapat meredam dampak kenaikan harga BBM. Buktinya, pemberian Bantuan Langusung Tunai (BLT) yang pernah diberikan pemerintah disamping menimbulkan chaos di tengah-tengah masyarakat, juga tidak dapat mengurangi angka kemiskinan dan beban hidup masyarakat. Berdasarkan kenaikan BBM tahun 2005 kebijakan kenaikan BBM mengakibatkan kenaikan orang miskin sebesar 16 %. Maka Jumlah orang miskin akan semakin bertambah dengan peningkatan yang fantasis.
2. BBM selama ini sebagian besar dikonsumsi oleh masyarakat menengah ke bawah. Hal ini dapat ditunjukkan beberapa indikator antara lain: dari total jumlah kendaraan di Indonesia yang mencapai 53,4 juta (2010), sebanyak 82% merupakan kendaraan roda dua yang nota bene kebanyakan dimiliki oleh kelas menengah bawah. SEmentara berdasarkan data SUSENAS 2010 pengguna BBM bersubsidi terdiri dari 2 % orang kaya, 6 % kelompok Menengah Keatas, 27 % kelompok Menengah dan 65 % Menengah ke bawah dan Miskin. Sedangkan menurut BPH MIGAS tahun 2011 konsumsi premium terdiri dari Sepeda Motor 40 %, Kendaraan Plat HItam 53 % dan Angkutan Umum 7 %.
3. Kebijakan kenaikan BBM sangat tidak adil. Hal ini anggaran subsidi BBM tanpa skenario kenaikan harga, pada 1 April 2012 akan mencapai Rp178,62 triliun itu dinikmati oleh 230 juta orang. Sementara Pemerintah dengan mudahnya menggelotorkan dana untuk membail-out sektor keuangan dan perbankan yang hanya dinikmati oleh segelintir orang. Pemerintah misalnya setiap tahunnya harus membayar bunga obligasi rekap BLBI sebesar 13,2-14,3 persen yang menyedot anggaran sekitar Rp 60 triliun pada tahun 2008[1]. Padahal obligasi yang baru jatuh tempo pada 2033 tersebut hanya dinikmati oleh sejumlah perbankan pemerintah dan swasta yang sebagian sahamnya kini dikuasai asing.
4. Penyebab membengkaknya subsidi akibat kegagalan pemerintah dalam mengelola energi nasional. Anehnya kegagalan tersebut kemudian ditimpakan kepada rakyat dengan menaikkan harga BBM. Bentuk-bentuk kegagagalan pemerintah tersebut antara lain:
a) Sejak 2006 sampai 2009 Indonesia kehilangan devisa negara hingga Rp 410,4 triliun akibat mengekspor gas bumi dengan harga yang terlampau murah, sementara hasil penjualan gas bumi itu untuk mengimpor minyak.
b) Dalam laporan investigasinya, BPK menyebutkan adanya potensi kerugian negara akibat konsumsi BBM energi primer PLN yang disubsidi oleh negara. Potensi kerugian tersebut mencapai Rp 17,9 triliun pada tahun 2009, dan RP 19,7 triliun pada 2010.Kerugian ini muncul akibat PLN tidak bisa menggunakan Gas karena gasnya di Impor.
c) meningkatnya anggaran subsidi terjadi akibat kelalaian pemerintah menyediakan transportasi publik yang aman dan nyaman sehingga penggunaan kendaran pribadi seperti motor dan mobil pribadi makin membludak.
d) Pemerintah tidak serius mengelola energi alternatif selain BBM yang lebih murah. Gas misalnya meski murah dan produksinya di Indonesia melimpah, malah lebih banyak diekspor. Berdasarkan data Kementerian ESDM, dari total produksi 9,34 MMSCFD pada 2010, 52 % produksi gas Indonesia diekspor ke luar negeri yang terdiri dari gas alam (10%) dan LNG 42%. Sisanya dibagi-bagi untuk industri (14%), PLN (8%), dan lain-lain. Besarnya alokasi ekspor tersebut membuat permintaan domestik seperti industri dan listrik banyak yang tidak terpenuhi. Sejumlah PLTG milik PLN misalnya hingga kini terpaksa mengkonsumsi bahan bakar diesel yang harganya tiga kali lipat dari gas. Akibatnya subbsidi untuk PLN membengkak.
e) masih banyak pos-pos belanja lain yang justru sangat membebani APBN seperti belanja pembayaran pokok utang dan bunganya, infesiensi penggunaan anggaran oleh pemerintah dan kebocoran anggaran akibat korupsi dan penyalahgunaan anggaran. Pada APBN-P 2011 misalnya, alokasi pembayaran pokok utang dan bunganya masing-masing sebesar Rp 143,5 triliun dan Rp 106.5 triliun atau Rp 250 triliun. Selain itu, menurut pejabat KPK, kebocoran ABPN dapat mencapai 30% dari total anggaran.
5. Kenaikan harga BBM bersubsidi hanya akan menguntungkan Perusahaan Minyak Asing yang bergerak di sektor hilir dan merugikan Pertamina sebagai BUMN miliki negara. Dengan kenaikan harga BBM bersubsidi maka disparitas harga BBM bersubsidi dengan non subsidi akan semakin kecil, kondisi ini akan menggiring pengalihan pengguna premium ke Pertamax, sementara 90 % kebutuhan Pertamax masih harus di Impor. Sementara harga jual bensin Petronas dan Shell lebih murah dibandingkan dengan Pertamax Pertamina . Dengan biaya produksi yang lebih efisien dan kualitas yang mungkin lebih baik maka produk-produk SPBU asing tersebut akan lebih kompetitif dibandingkan SPBU Pertamina. Jika tidak ada inovasi maka kegiatan bisnis Pertamina di sektor hilir menjadi tidak kompetitif sehingga SPBU-SPBU yang terafiliasi dengan Pertamina (Dealer Owned Dealer Operated/DODO) akan berpindah ke perusahaan-perusahaan minyak asing tersebut yang dinilai lebih menguntungkan. Hal ini tentu akan merugikan Pertamina. Sudahlah disektor hulu terdilusi, di sektor hilir pun kalah bersaing. Konsenkuensi berikutnya, pendapatan negara dari Pertamina akan semakin minim.
6. Mayoritas pengelolaan migas saat ini dikuasai oleh swasta khususnya pihak asing sehingga pendapatan negara dari migas sangat minim. Dari total produksi minyak mentah di Indonesia pada 2010 hanya 16 persen yang diproduksi oleh Pertamina. Sisanya dibagi-bagi oleh investor asing dan swasta domestik seperti Chevron (42%) dan Total (10%). Konsekuensinya, dari total produksi minyak mentah yang mencapai 300 juta barel, sebanyak 121 juta atau 40 persen diekpor ke mancanegara. Padahal di saat yang sama Indonesia harus mengimpor 101 juta minyak mentah dari berbagai negara untuk memproduksi BBM dalam negeri. Belum lagi, pemerintah melalui BP Migas justru lebih memprioritaskan untuk memperpanjang kontrak-kontrak pengelolaan ladang minyak kepada pihak swasta ketimbang menyerahkannnya kepada Pertamina. Di sisi lain dengan UU Migas 22/2001, Pertamina yang sebelumnya juga bertindak sebagai regulator disejajarkan dengan perusahaan swasta sehingga harus bersaing untuk mendapatkan konsesi pengelolaan ladang minyak dari BP Migas. Kebijakan ini berkebalikan dengan Malaysia, China dan sejumlah negara Amerika Latin dimana pemerintah memberikan peran dominan kepada BUMN mereka untuk mengelola migas mereka. Akibatnya pendapatan dari sektor tersebut lebih banyak dinikmati swasta/asing ketimbang negara. Bukan itu saja, melalui UU tersebut pendapatan pemerintah justru semakin berkurang. Jika pada peraturan kontrak Kontrak Bagi Hasil (Production Sharing Contract/ PSC) lama (1971) bagi hasil pemerintah kontraktor setelah cost recovery dan pajak sebesar 85:15, namun dengan peraturan PSC yang berlaku pasca UU No. 22/2001 nisabah tersebut dapat mencapai 63:37 (lihat: Oil & Gas Indonesia: Investment and Taxation Guide, PWC [2010])
7. Kegiatan usaha Pertamina belum berjalan secara efisien khususnya dalam memproduksi BBM sehingga biaya produksi menjadi lebih mahal. Menurut sejumlah sumber termasuk temuan BPK tahun 2008[2] disebutkan sumber inefisiensi Pertamina antara lain: (a) pengadaan minyak mentah dan BBM yang tidak efisien. Hal ini karena Pertamina mengimpor minyak mentah dan BBM melalui jasa rekanan para (trader) sehingga biaya pengadaan minyak impor semakin mahal bahkan sejumlah pengadaan melalui penunjukan langsung yang biayanya lebih mahal; (b) Pertamina lebih banyak menggunakan kapal sewa daripada kapal milik sendiri sehingga biaya angkut lebih mahal. Ini terjadi karena Pertamina dari 137 Kapal yang dioperasikan Pertamina, 102 diantaranya disewa dari perusahaan lain[3]; (c) dalam jumlah tertentu, Pertamina lebih memilih untuk mengimpor dibandingkan membeli atau menggunakan hasil produksi dalam negeri yang tidak membutuhkan biaya pengapalan; (d) Pertamina mengimpor BBM karena keterbatasan kapasitas kilang Pertamina. Kapasitasnya hanya sebesar satu juta barel perhari yang hanya sanggup memenuhi 63% kebutuhan dalam negeri. Kapasitas kilang tersebut dalam lima tahun terakhir justru mengalami penurunan dari 282 juta barel pada tahun 2004 menjadi hanya 245 juta barel pada 2008.[4] Padahal dengan memproduksi sendiri biayanya akan lebih murah. Dengan demikian semestinya harga minyak yang dijual Pertamina kepada konsumen akan lebih rendah jika inefisiensi tersebut dapat ditekan. Sayangnya pembenahan tersebut hingga kini belum terlihat. Salah satu indikatornya cost recovery Pertamina yang jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata cost recovery total perusahaan minyak di Indonesia.
8. Alasan pemerintah bahwa anggaran BBM bersubsidi terus membengkak sehingga membebani APBN juga cenderung menyesatkan.
Tidak benar, karena yang membebani APBN setiap tahun itu adalah : a.Utang Luar Negeri baik Bunga Maupun Pokoknya. (Lihat Perbandingan Utang dengan Subsidi pada APBN dari 2005-2010
Tahun SUBSIDI UTANG
Energi Non Energi Total BUNGA Pokok Total
2005 104,45 16,31 120,67 61,58 65,2 126,78
2006 94,61 12,82 107,43 77,74 79,08 156,62
2007 116,86 33,35 150,21 100,7 79,81 180,51
2008 223,01 52,28 275,29 103,77 88,43 192,2
2009 94,58 43,50 138,08 117,1 93,78 210,38
2010 143,49 57,27 201,36 124,68 105,65 230,33
2011 195,29 41,9 237,18 123,07
Subsidi dinikmati oleh seluruh rakyat (230 juta lebih) sementara sebagian Utang (BLBI dan bunganya) hanya dinikmati oleh sekelompok orang .
b. Numerisasi pegawai terus berjalan. Gaji PNS naik terus mengimbangi inflasi. Fasilitas untuk para pejabat dan anggota DPR terus bertambah. Banyak mobil dinas dan kantor-kantor baru. Belanja untuk gaji pegawai dan operasional aparat pemerintah mencapai 51,4% dari anggaran. (Bandingkan dengan subsidi BBM yang hanya 8,7%)
9. Pembatasan Subsidi BBM dan menaikkan harga BBM merupakan bagian dari upaya untuk meliberalisaikan sektor migas secara kaffah baik sektor hulu maupun hilir. Dalam pradigma neoliberalisme, subsidi BBM harus segera dihapuskan karena akan menjadi beban bagi keuangan negara. Untuk melaksanakan agenda ini maka berbagai langkah, dilakukan pemerintah antara lain menyiapkan sejumlah regulasi untuk mewujudkan hal itu seperti Undang-undang No. 22 Tahun 2001 Tentang Migas, Undang-undang No. 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal, dll. Juga peraturan-peraturan lain di bawah undang-undang seperti Peraturan Presiden No. 55 Tentang Harga Jual BBM Dalam Negeri. Dalam Komunike pertemuan G20 di Gyeongju, Korea Selatan,disebutkan bahwa negara-negara G20 akan terus mendorong negara-negara anggotanya untuk mengurangi subsidi BBM. Pemberian subsidi terhadap BBM dinilai tidak efisien.[5] Ban Dunia dan IMF juga telah mensyaratkan hal ini dalam berbagai kebijakannya. Dalam Memorandum of Economic and Financial Policies (LoI IMF, July 2001) dinyatakan: “Pemerintah [Indonesia] berkomitmen penuh untuk mereformasi sektor energi yang dicantumkan pada MEFP 2000. Secara khusus pada bulan September, UU Listrik dan Migas yang baru akan diajukan ke DPR. Menteri Pertambangan & Energi telah menyiapkan rencana jangka menengah untuk menghapus secara bertahap subsidi BBM dan mengubah tarifl listrik sesuai dengan tarif komersil.” Bank Dunia dalam Indonesia Country Assistance Strategy (World Bank, 2001): “Utang-utang untuk reformasi kebijakan memang merekomendasikan sejumlah langkah seperti privatisasi dan pengurangan subsidi yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi belanja publik…
Kenaikan harga BBM merupakan bagian dari agenda liberalisasi migas yang bertentangan dengan syariat Islam. Dengan kebijakan tersebut pihak swasta/asing akan lebih dominan dalam pengelolaan sumber daya alam khususnya migas. Minyak bumi dan gas serta kekayaan alam yang melimpah lainnya dalam pandangan Islam merupakan barang milik umum (al milkiyyah al-ammah) yang pengelolaannya harus diserahkan kepada negara dan seluruh hasilnya dikembalikan kepada publik. Dengan demikian ia tidak boleh diserahkan/dikuasakan kepada swasta apalagi asing;
عَنْ أَبْيَضَ بْنِ حَمَّالٍ : أَنَّهُ وَفْدَ إِلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَاسْتَقْطَعَهُ الْمِلْحَ قَالَ ابْنُ الْمُتَوَكِّلِ الَّذِى بِمَأْرِبَ فَقَطَعَهُ لَه فَلَمَّا أَنْ وَلَّى قَالَ رَجُلٌ مِنَ الْمَجْلِسِ : أَتَدْرِى مَا قَطَعْتَ لَهُ إِنَّمَا قَطَعْتَ لَهُ الْمَاءَ الْعِدَّ قَالَ فَانْتَزِعَ مِنْهُ
Dari Abyadh bin Hammal: beliau menghadap kepada Nabi saw dan memohon diberikan bagian dari tambang garam yang menurut Ibnu Mutawakkil, berada di daerah Ma’rib lalu beliau memberikannya. Namun tatkala orang tersebut berpaling, seseorang yang berada di majelis beliau berkata : “Tahukah Anda bahwa yang Anda berikan adalah [seperti] air yang mengalir? Maka beliau pun membatalkannya.” (HR. Baihaqy & Tirmidzy)
Bobroknya pengelolaan migas di negeri ini berpangkal dari sistem ekonomi kapitalisme yang menjadi pijakan pemerintah. Dalam sistem tersebut kebebabasan memiliki dan kebebasan berusaha dijamin oleh negara melalui undang-undang. Peran negara diminimalkan dalam kegiatan ekonomi dan hanya diposisikan sebagi regulator. Dengan demikian peluang swasta khususnya asing akan semakin besar dalam menguasai perekonomian negeri ini. Padahal Allah swt berfirman:“Dan Allah tidak memberikan jalan kepada orang-orang kafir untuk menguasai orang-orang beriman.” (QS: An-Nisa: 141)Oleh karena itu, tidak ada cara lain untuk membebasakan rakyat dari sistem Kapitalisme yang terbukti menyengsarakan ini kecuali menerapkan sistem khilafah Islamiyyah, sebuah sistem yang bersumber dari Aqidah Islam dan mengatur seluruh urusan masyarakat dengan syariat Islam termasuk dalam pengelolaan sumber daya alam.